Menko PMK Dampingi Wapres di Penandatanganan Sponsor Asian Games 2018

129
image_title
Menko PMK Dampingi Wapres Dalam Prosesi Penandatanganan Sponsor Asian Games 2018

Jakarta (LenteraOne) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, pagi ini mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, untuk melihat secara langsung proses penandatanganan sponsor Asian Games 2018 dengan Inasgoc yang bertempat dikantor Wakil Presiden dan dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno, Ketua Inasgoc, Erick Thohir, Perwakilan Sponsor antara lain PT Wijaya Karta, PT Marlina Berto, PT Asuransi Jiwa Inhealth, PT Asuransi Kredit Indonesia, PT Perusahaan Gas Negara, Tanoto Foundation, NEC Coorporation, Mastercard serta beberapa perwakilan sponsor lainnya.

Usai Acara, Menko PMK, Puan Maharani, mengatakan bahwa event Asian Games tinggal 42 hari lagi dan ini merupakan ajang prestasi penyelenggaraan yang sudah menjadi komitmen bersama dari hampir empat tahun yang lalu.

“Jelang Asian Games ini tinggal 42 hari lagi, kita harus sudah siap dan juga berkoordinasi kepada stakeholders bahwa event Asian Games ini merupakan ajang prestasi penyelenggaraan yang sudah disepakati dari hampir empat tahun yang lalu dan juga kita sudah berkomitmen,” Ujar Menko PMK.

Dilanjutnya, mengenai pembengkakan dana karena rupiah melemah terhadap dollar, Menko PMK menjelaskan bahwa hal tersebut sudah diantisipasi sebelumnya, ketika ada pembekaan dana bukan berarti karena tidak disiapkan akan tetapi sudah dilakukan efisiensi sebesar Rp2,7 triliun tetapi Insyaallah tidak akan terjadi sampai terselesaikannya event Asian Games ini.

Wakil Presiden, Jusuf Kalla, mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung persiapan Asian Games 2018. Menurutnya, dana sponsor tersebut dapat meringankan Pemerintah menyelenggarakan Event Asian Games 2018.

Wapres menambahkan bahwa, biaya awal yang diajukan sebesar Rp8 triliun, lalu ditekan menjadi Rp5 triliun, kemudian ditambah dengan sponsor menjadi Rp6 triliun lebih. “Artinya, kita lebih menekan efisiensi biaya itu dengan prinsip kita berjalan baik tapi efisien, itu lah yang kita tekankan,” kata Jusuf Kalla.

Ketua Inasgoc, Erick Thohir, juga menilai kerjasama semua pihak yang terlibat seperti Presiden RI, Wapres, Menko PMK, Menteri BUMN, Panitia dan Stakeholders, sudah sangat membantu.(Admin)

Sumber : https://www.viva.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here