Bekraf dan Efek Rumah Kaca Capai Kata Sepakat

156
Efek Rumah Kaca saat tampil pada acara Synchronize Festival 2017 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (06/10/2017). Acara musik ini akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu 8 Oktober.

Jakarta (LenteraOne) – Permasalahan antara Badan Ekonomi Kreati ( Bekraf) Triawan Munaf dengan Efek Rumah Kaca (ERK) berkait keberangkatan ke festival South by South West ( SXSW) 2018 akhirnya mencapai titik temu.

Wakil Kepala Bekraf Ricky Pesik mengungkap bahwa pihaknya dan ERK sudah melakukan komunikasi melalui teleconference pada Minggu (11/3/2018) malam.

“Sudah terjadi dialog antara Bekraf dengan ERK. Sudah panjang lebar lah, empat jam. Jadi teleconference selama empat jam,” ujar Ricky di kantor Bekraf, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018).

Pembicaraan tersebut melibatkan Kepala Bekraf Triawan Munaf bersama beberapa pejabat Bekraf di Jakarta, Ricky di Yogyakarta, dan vokalis ERK Cholil Mahmud yang berada di New York, AS.

Ricky mengatakan, ia belum dapat mengumumkan hasil dari dialog Bekraf dan ERK tersebut. Sebab, mereka sepakat untuk tidak lagi saling membela diri dan akan memberi pernyataan bersama mengenai persoalan itu.

“ERK kami sudah sepakati bersama. Klarifikasi dan penjelasan akan keluar bersama antara ERK dan Bekraf. Jadi tidak sepihak-sepihak lagi. Itu buat kami lebih baik,” kata Ricky.

Triawan menambahkan, yang bisa mereka ungkapkan saat ini adalah bahwa komunikasi antara Bekraf dan ERK sudah sangat terbuka dan pihaknya banyak menerima masukan dari Cholil cs.

Begitu juga sebaliknya, Bekraf memberi penjelasan lebih lengkap tentang alur mekanisme dukungan Bekraf kepada para pelaku ekonomi kreatif ketika akan melakukan kegiatan di luar negeri.

“Tadi malam senang sekali kami bicara. Itu dulu sementara, sebelum kami ada statement bersama dengan Efek Rumah Kaca,” ucap Triawan. Sebelumnya, ERK menyatakan mengundurkan diri dengan alasan mendapati kejanggalan pada harga tiket pesawat pergi-pulang Jakarta-Austin-Jakarta yang dipasang oleh agen travel yang ditunjuk oleh Bekraf.

Sebelumnya, ERK menyatakan mengundurkan diri dengan alasan mendapati kejanggalan pada harga tiket pesawat pergi-pulang Jakarta-Austin-Jakarta yang dipasang oleh agen travel yang ditunjuk oleh Bekraf.

ERK juga menyatakan bahwa mereka akan tetap berangkat ke SXSW dengan dana yang mereka cari sendiri.

Sementara, dari pihak Bekraf tidak dapat menyerahkan rincian anggaran tiket perjalanan lima delegasi ERK, yang nantinya digunakan untuk membeli lebih lima tiket. Hal itu bertentangan dengan aturan keuangan pemerintahan.

Bekraf menjelaskan bahwa masalah-masalah administrasi keuangan negara tidak sederhana yang dipikirkan oleh orang awam. (Admin)

Sumber : https://entertainment.kompas.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here